Senin, 05 Agustus 2013

Menjadi Diri Sendiri


Berawal dari kalimat pertama aku coba awali hidup ini untuk berusaha menjadi diri sendiri. Banyak dari kita yang selalu menyesali akan apa yang tak kita miliki dalam hidup ini, tanpa kita berfikir apa yang telah kita miliki di hidup ini. Itulah bodohnya manusia selalu menuntut apa yang tidak ia miliki, padahal begitu banyak nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita dalam hidup ini. Tanpa kita sadari dengan kita selalu mengeluh, system kehidupan di diri kita seketika berhenti.
Memang penyesalan sangat dibutuhkan dalam hidup ini, namun bukan untuk terpuruk berlarut-larut dalam kenyataan, melainkan untuk memotivasi diri kita sendiri, dalam merubah penyesalan tersebut menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga, untuk melanjutkan kehidupan yang lebih baik. Menilai  orang lain sangat mudah kita lakukan, namun untuk menilai diri sendiri itu sangat sulit. Berkacalah pada diri sendiri, jangan kita berkaca pada orang lain, karena itu akan merubah kita menjadi orang lain. Jangan kita menuntut untuk berubah seperti orang itu, agar kita bisa sukses seperti orang itu. Jadilah diri sendiri, gali keahlian diri sendiri, karena Tuhan menciptakan manusia dengan keahlian yang berbeda-beda dalam hidupnya. Jika orang lain bisa sukses dibidangnya, belum tentu kita bisa sukses dibidang yang sama. Orang sukses tidak dilahirkan dalam lingkungan yang sukses juga, namun bagaimana dia membuat dirinya lebih baik sehingga kesuksesan menghampirinya.
Coba pikirkan apa jadinya jika Lionel Messi dituntut untuk menjadi pemain basket, dan apa jadinya jika Jakie Chan dituntut untuk menjadi seorang pemain sepak bola. Itu akan menjadi suatu yang sulit terjadi, karena kita diberikan kemampuan yang berbeda. Lalu jadilah diri sendiri, dengan terus berusaha dalam meraih kesuksesan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar