Senin, 05 Agustus 2013

Anugerah kehidupan

Semenjak kita dilahirkan kedunia ini, kita sudah diberikan beribu-ribu anugerah kehidupan oleh Allah, tinggal bagaimana kita mempergunakan dan mensyukuri anugrah tersebut. Kita semua di dunia ini hanya hidup sementara, kelak kita akan kembali kepadaNYA, dalam kehidupan yang kekal di dunia yang lain. Oleh karena itu pergunakan anugrah yang telah diberikan olehNYA dijalan yang baik yang dikehendakiNYA, jangan sampai kita mempergunakannya di jalan yang salah, di jalan yang dilarangNYA.
Kita semua di dunia ini dimata Allah sama, tidak ada yang diunggul-unggulkan dan tak ada juga yang direndah-rendahkan. Yang membedak yang satu dengan yang lainnya hanya bagaimana dia menjalankan kehidupan ini. Kita semua di berikan pilihan dalam hidup ini, mau dibawa kemana hidup kita.? Itu semua tergantung pada pilihan anda.
Ada sebuah kisah singkat yang mengisahkan sebuah pilahan dalam hidup ini. Terdapat 2 anak laki-laki dalam sebuah keluarga, mereka bernama agus dan rudi, mereka berdua  dibesarkan dalam lingkungan yang sama, keluarga yang sama, dan perlakuan yang sama, tak ada yang di beda-bedakan. Seiring berjalannya waktu mereka tumbuh dewasa, memang latarbelakan hidup mereka berdua hampir sama. Namun setelah mereka dewasa jalan hidup mereka berdua berlainan, bahkan sangat bertolak belakang. Mengapa bisa terjadi seperti itu.? Jawaban tersebut terdapat di kedua anak tersebut, semuanya hanya sebuah pilihan hidup, ketika mereka sudah dibekali sejak kecil oleh keluarganya, lingkungannya, dan orang-orang sekitarnya, dan selanjutnya yang akan menjalani hidup mereka berdua hanya mereka sendiri, tinggal bagaimana mereka membuat pilihan dalam hidup mereka, karena itu akan menjadi sebuah bekal hidup di masa depan mereka sendiri.
Oleh karena itu gunakanlah pilihan hidup anda dengan bijak dan benar, jika anda untuk tak memilih itupun juga sebuah pilihan anda. Yang menanggung diri anda sendiri bukan orang lain, maka dari itu perjuangkanlah pilihan hidup anda semaksimal mungkin, bertarunglah, jadilah pemimpin dalam hidup anda sendiri. Karena hidup ini hanya sekali, maka pergunakan hidup anda dengan sebaik-baikya. Semua orang akan mati, lalu apakah kita mau mati dalam keadaan pecundang.? Perjuangkan hidup anda walau harus mengorbankan nyawa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar