Kehancuran kepercayaan
Kucoba tegarkan nada ini, namun not minor yang selalu
kudengar.
Kubiarkan lagu ini tuntas sampai ku tak tahu apa yang
ingin kudengar
Sempatku marah… marah..!! akan ketidak mampuanku saat
ini
Entah apa yang ingin kubangun pada hamparan tanah
yang kosong ini
Sementara ku sibuk memperhatikan mereka yang sedang
menanam rumput..
Biarkan kuberhenti sejenak saat ini, agar ku
menyadari apa yang terlewati
Kuberharap Tuhan mendengar doaku saat ini, doa yang
keluar dari ucap yang tak pantas.
Nafsu yang tak dapat ku kendalikan, namun ku meminta
kenyamanan dalam dosa.
Semoga aku mampu melompati pagar berduri ini,, pagar
yang lama telah membelengguku
Ribuan kata bijak kucoba cari, namun hanya sebatas
terucap tak mampu terserap.
Entahlah sampai kapan ini berlalu, hingga tak ada
tangan yang ingin menggenggamku.
Hanya aksara ini yang mampu kutuliskan sebagai
ungkapan hati yang membeku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar