Kamis, 06 Oktober 2016

Kehancuran kepercayaan

Kehancuran kepercayaan

Kucoba tegarkan nada ini, namun not minor yang selalu kudengar.
Kubiarkan lagu ini tuntas sampai ku tak tahu apa yang ingin kudengar
Sempatku marah… marah..!! akan ketidak mampuanku saat ini
Entah apa yang ingin kubangun pada hamparan tanah yang kosong ini
Sementara ku sibuk memperhatikan mereka yang sedang menanam rumput..
Biarkan kuberhenti sejenak saat ini, agar ku menyadari apa yang terlewati
Kuberharap Tuhan mendengar doaku saat ini, doa yang keluar dari ucap yang tak pantas.
Nafsu yang tak dapat ku kendalikan, namun ku meminta kenyamanan dalam dosa.
Semoga aku mampu melompati pagar berduri ini,, pagar yang lama telah membelengguku
Ribuan kata bijak kucoba cari, namun hanya sebatas terucap tak mampu terserap.
Entahlah sampai kapan ini berlalu, hingga tak ada tangan yang ingin menggenggamku.
Hanya aksara ini yang mampu kutuliskan sebagai ungkapan hati yang membeku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar