Ketika Hati Mulai Bergejolak
Entah rasa apa yang telah ditanamkan Tuhan kepada hati ini, seperti
virus rasa ini terus tumbuh dan menyebar menggeragoti pikiran dan hati ini.
Seperti ada bom yang dilekatkan pada tubuh ini, rasa takut selalu menghantuiku.
Entah rasa takut akan hal apa.
Pikiran ini selalu berinteraksi dengan hati setiap saat, mereka
membicarakan tentang sesosok perempuan yang selalu datang dalam ingatanku, aku
berusaha keluar dari keadaan ini namun senyuman dari bibir merah tipisnya selalu terbayang dalam ingatan
ini. Pikiran dan hatiku selalu menyudutkanku seolah-olah menyalahkanku, akupun
tak berdaya menghadapinya. Namun apadaya diri ini tak punya keberanian untuk
sejenak menatap matanya dan mengatakan hal yang di inginkan hati dan pikiranku.
Lama-kelamaan diri ini mulai terhasut oleh pikiran dan hati, dan
sekarang seluruh organ dalam dan luar tubuhku seakan tak bisa berkutik dalam
keadaan ini. Kucoba untuk mengalihkan keadaan, namun suara dan tawanya selalu
datang mengikuti dimanapun aku bersembunyi, bagiku itu bagai sebuah alunan
symphony yang begitu indah dalam hidupku.
Sekarang siapa yang harus disalahkan setelah terjadi seperti ini.?
Tak ada yang perlu disalahkan, rasa ini anugerah yang diberikan Tuhan kepada
hambanya, namun tinggal bagaimana kita mengontrolnya agar tak terjadi hal yang
dilarangNYA. Sekarang akupun tau rasa takut apa yang selalu menghantuiku, yaitu
rasa takut akan kehilangan dirimu dalam hidupku dan takut tak melihatmu bahagia
dalam hidup ini. Kucoba pasrahkan perasaan ini kepada Tuhan, bila dia memang bagian
dari tulang rusukku yang ditakdirkan oleh Tuhan kepada diri ini, biarkan waktu
dan Agama yang mempersatukan kita dalam hidup ini dan tak ada satupun yang
dapat memisahkan kita, kecuali kematian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar